{"id":11005,"date":"2024-01-08T07:28:46","date_gmt":"2024-01-08T07:28:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=11005"},"modified":"2024-01-08T08:46:29","modified_gmt":"2024-01-08T08:46:29","slug":"analisis-debat-cawapres-dalam-pilpres-tahap-iii-2023-prabowo-kalah-telak-karena-tidak-mampu-menjawab-pertanyaan-anies-dan-ganjar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=11005","title":{"rendered":"ANALISIS DEBAT CAWAPRES  DALAM PILPRES TAHAP III 2024, PRABOWO KALAH TELAK HANYA DAPAT NILAI 4 KARENA TIDAK MAMPU MENJAWAB PERTANYAAN ANIES DAN GANJAR ,"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Totalnya Anies Dapat Nilai 9, Prabowo 4 dan Ganjar 8.5<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Debat capres\u00a0\u00a0yang berlangsung semalam tanggal 7 Januari 2024 merupakan debat kedua \u00a0dari beberapa rangkaian debat yang telah dijadwalkan KPU Republik Indonesia. Khusus debat semalam Tema debat capres kali ini adalah Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, Globalisasi, Geopolitik dan Politik Luar Negeri.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>1<\/strong>\u00a0 \u00a0<strong>Visi dan Misi<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pada debat semalam dimulai dengan pemaparan visi dan misi singkat\u00a0\u00a0dari ketiga calon, pada sesi ini ketiga paslon diberi waktu selama 4 menit untuk menyampaikan visi dan misinya. Penyampaian visi dan misi ini diawal dengan Ganjar disusul dengan Anies dan Prabowo.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Visi dan Misi Ganjar-Mahfud<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pada kesempatan ini Ganjar menyampaikan\u00a0visi misi bertajuk &#8220;Menuju Indonesia Unggul&#8221;, visi misinya dalam bidang geopolitik dan hubungan internasional adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li>Menjalankan politik bebas aktif<\/li>\n<li>Memastikan seluruh perjanjian internasional yang dibuat harus mengutamakan produk dalam negeri<\/li>\n<li>Memperkuat diplomasi dan kedutaan besar-Meningkatkan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan WNI di luar negeri<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Visi dan Misi Anies \u2013 Cak imin<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Setelah Ganjar disusul denagan pemaparan paslon nomor urut 1 Anies baswedan. Visi dan misi dari Anies lengkapnya adalah Memperkuat Sistem Pertahanan dan Keamanan Negara, serta Meningkatkan Peran dan Kepemimpinan Indonesia dalam Kancah Politik Global untuk Mewujudkan Kepentingan Nasional dan Perdamaian Dunia.&#8221;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah sejumlah visi dan misinya:<\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li>Mendorong dan memfasilitasi kerja sama internasional<\/li>\n<li>Memperkuat kerja sama bilateral dan multilateral termasuk menyepakati perjanjian dagang termasuk Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) maupun Perjanjian Dagang Terbatas (PTA)<\/li>\n<li>Memposisikan Indonesia sebagai kekuatan penyeimbang tatanan global yang mampu mencegah dominasi kekuatan tertentu<\/li>\n<li>Menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan tatanan regional di kawasan Indo-Pasifik-Mengaktifkan peran kepemimpinan Indonesia dan ASEAN terhadap dinamika Indo-Pasifik<\/li>\n<li>Memperkuat diplomasi pertahanan dengan negara-negara di kawasan Indo-Pasifik<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Visi dan Misi Prabowo &#8211; Gibran<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kemudian Prabowo menyampaikan visi dan misinya\u00a0menyajikan visi, misi dan programnya dengan tajuk &#8220;Bersama Indonesia Maju&#8221;.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dalam bidang geopolitik dan hubungan internasional, pasangan calon nomor dua memiliki visi misi sebagai berikut:<\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li>Pencegahan aksi terorisme hinga mengembangkan alat utama sistem persenjataan (alutsista)<\/li>\n<li>Meningkatkan kualitas pelayanan dan pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri<\/li>\n<li>Melibatkan potensi diaspora Indonesia di luar negeri<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<strong>Penilain Visi dan Misi : Anies 9, Prabowo 6 dan Ganjar 8<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kalau kita menyimak visi dan misi dari ketiga calon di atas sangat jelas kalau visi dan misi dari Anies yang paling lengkap dan sesuai tren masa kini jadi wajar saja kalau Anies mendapat nilai 9 dalam materi visi dan misi yang disampaikan, kemudian Ganjar visi dan misinya juga cukup bagus Cuma kekurangannya masih kurang lengkap tentang kebutuhan yang dibutuhkan oleh negara saat ini atau masih kurang menggigit untuk itu wajar kalau dalam hal ini materi visi dan misi yang disampaikan diberi nilai 8.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu visi dan misi dari Prabowo terkesan mengambang tidak jelas dan tidak inheren dengan apa yang dibutuhkan oleh negara dalam 5 tahun ke depan apalagi pada saat penyampaian Prabowo menayampaikan kontradiksi dengan fakta yang sebenarnya di lapangan, karena mengambang dan kontradiktifnya apa yang disampaikan Prabowo maka untuk itu wajar saja kalau Prabowo hanya diberi nilai 5 dalam materi \u201cVisi dan Misi\u201d ini.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Penguasaan Materi Debat<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Anies : \u00a08.5<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Prabowo : 4<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ganjar : 8<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Seharusnya tema debat yang meliputi pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri dapat dilahap dengan mudah oleh Prabowo namun ternyata faktanya justru Prabowo keteteran mendapat serangan kompak dari Anies dan Ganjar.<\/p>\n<p>Prabowo yang mestinya akan melahap tema ini lebih banyak terpancing emosinya yang sejak awla mendapat serangan dari Anies. Anies menyerang Prabowo tentang etika dan kepemilikan lahan seluas 34.000 Ha yang kemudian dijawab dengan penuh emosional oleh Prabowo sehingga apa yang disampaikan menjadi ngelantur dan tidak focus denagan materi pertanyaan yang ditujukan padanya bahkan menuduh Anies menyesatkan masyarakat padahal apa yang disampaikan padahal seluruh yang ditanyakan ke Prabowo adalah berdasarkan fakta yang sebenarnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Anies sepertinya ingin menyentuh wilayah yang sensitive dan Anies tampak seperti ingin memancing emosi Prabowo.\u00a0Apalagi selama ini dianggap Prabowo agak sedikit sensitif dalam hal pengendalian emosionalnya. Kelihatannya Anies sangat berhasil memporak-porandakan pertahanan Prabowo apalagi dalam menjawab Prabowo justru banyak menghindar bukannya menjawab pertanyaan secara singkat, padat dan jelas, Prabowo malah menyebut tidak punya cukup waktu untuk menjelaskan dengan dalih bahwa masalah pertahanan itu masalah yang rumit tidak cukup waktu dalam satu sampai dua menit butuh waktu yang panjang.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Apalagi ketika Anies dan ganjar kompak bertanya dan mendesak Prabowo tentang alutista bekas yang dibeli oleh Prabowo dan data-data yang disampaikan oleh ganjar tidak mampu sama sekali dijawab oleh Prabowo.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kemudian untuk dan Ganjar dan Anies ketika saling \u00a0cecar pertanyaan diantara mereka bertiga Anies dan Ganjar mampu menjawab dengan sangat baik dengan ide-ide mereka apabila terpilih jadi presiden, misalnya Ganjar yang akan memperkuat pertahanan laut\u00a0kata Ganjar, pertahanan laut Indonesia memerlukan sensor dan sonar. Kemudian, lanjut Ganjar, dirinya akan memperkuat pertahanan di udara. Sehingga menurut Ganjar, Indonesia harus secara konsisten meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk meningkatkan alokasi anggaran untuk penguatan pertahanan.<\/p>\n<p>Kemudian ide-ide baru dari Anies yang selam ini terabaiakan seerti ancaman serangan ciber dll. Kemudian Memastikan bahwa kenaikan gaji tiap tahun bagi TNI &amp; Polri serta ASN Pertahanan, memastikan mereka punya rumah dinas, memastikan kesejahteraannya aman sehingga mereka bisa konsentrasi, Anies juga berbicara terkait peran presiden memimpin diplomasi RI di kancah internasional.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kalau menyimak pada konteks ini maka wajar saja kalau Anies dapat angka 8.5 kemudian Prabowo dapat nilai 4 serta Ganjar dapat nilai 8<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>\u00a0 \u00a0Penguasaan Forum Debat<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">untuk penguasaan Forum debat ini Anies dapat nilai 8, Prabowo 4 dan ganjar 8.5<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pada penguasaan materi debat semalam tidak bisa dipungkiri kalau ganjar sedikit lebih unggul daripada Anies apalagi terhadap prabowo yang sudah hancur dalam penguasaan forum setelah dikuliti oleh Anies dan Ganjar.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sebagai politikus senior nampaknya sangat berpengaruh dalam hal ini, Ganjar yang lam\u00a0 menjadi anggota legislative di DPR pusat apalagi pernag membidangi masalah pertahanan dan keamanan menjadi modal besar bagi Ganjar dalam debat ketiga ini. Ganjar mampu menyerang dengan baik dan saat tertentu mampu mencairkan suasana atas ketegangan antara Prabowo dan Anies yang sejak awal saling serang.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Anies juga penguasaan forum debatnya cukup bagus namun masih kalah sedikit dengan Ganjar<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sehingga wajar kalau dalam hal ini Ganjar mendapat nilai tertinggi 8.5 disusul oleh Anies 8 dan Prabowo sekali lagi hanya pantas dapat nilai \u201c4\u201d<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<strong>Andi Amien Assegaf\u00a0<\/strong>\u00a0&#8211;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Totalnya Anies Dapat Nilai 9, Prabowo 4 dan Ganjar 8.5 \u00a0Debat capres\u00a0\u00a0yang berlangsung semalam tanggal 7 Januari 2024 merupakan debat kedua \u00a0dari beberapa rangkaian debat<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11006,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,68,45,73,41,48,33],"tags":[],"class_list":["post-11005","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","category-headline","category-jakarta","category-komunikasi","category-nasional","category-pemerintahan","category-politik"],"views":406,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11005","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11005"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11005\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11014,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11005\/revisions\/11014"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11006"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11005"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11005"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11005"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}