{"id":10598,"date":"2023-12-09T09:58:21","date_gmt":"2023-12-09T09:58:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=10598"},"modified":"2023-12-09T09:58:21","modified_gmt":"2023-12-09T09:58:21","slug":"dinas-kpkp-berikan-pelatihan-pada-peserta-jambore-dan-raimuna-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=10598","title":{"rendered":"Dinas KPKP Berikan Pelatihan pada Peserta Jambore dan Raimuna Daerah"},"content":{"rendered":"<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><strong>IndonesiaLineNews<\/strong>-Jakarta-Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta memberikan berbagai macam pelatihan pada peserta Jambore dan Raimuna Daerah di Kempi 5 Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (9\/12). Tercatat ada 80 peserta yang mendapatkan pelatihan Taruna Saka Bumi ini.<\/span><\/div>\n<div>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pantauan di lapangan, anggota Pramuka ini diberikan pelatihan membuat \u00a0tahu bakso, ayam pok pok, olahan kudapan pisang dan ubi. Kemudian ada olahan kudapan ubi-ubian seperti tepung mocaf menjadi pie brownies dan lainnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP DKI, Mujiati menuturkan, selain membuat aneka makanan, pihaknya juga memberikan pelatihan budidaya sayuran secara hidroponik, pengolahan minuman sehat, merangkai bunga smootles pakcoy. Kemudian pemeliharaan Kelinci sebagai hewan kesayangan, pengenalan budidaya alpukat Cipedak dan lainnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Dalam kegiatan Jambore dan Raimuna Daerah ini, kami berperan memberikan materi pengenalan sejumlah materi pada peserta. Khususnya yang terkait dengan sektor pertanian, peternakan dan perikanan,&#8221; kata Mujiati.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dia berharap, melalui pelatihan ini para peserta yang merupakan pelajar dan generasi penerus bangsa, akan memiliki rasa peduli dan memahami manfaat dari sektor pertanian, perikanan dan peternakan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dalam memberikan materi pelatihan, jelas Mujiati, pihaknya bersinergi dengan SMKN 63 Jakarta. Karena sekolah ini lebih cenderung memberikan pelajaran soal pertanian. Selain itu juga dengan Perumda Dharma Jaya, soal pentingnya protein hewani bagi pertumbuhan tubuh manusia sekaligus pengenalan jenis-jenis daging sehat.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kemudian ada materi pengenalan bahaya penyakit tanaman yang diberikan oleh Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas KPKP DKI.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami juga menggandeng kelompok tani D&#8217;Shafa dalam memberikan materi soal urban farming,&#8221; tuturnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Salah seorang peserta, Syaqilla Putri Elyansyah (16), siswa kelas 10 SMKN 1 Jakarta jurusan bangunan, mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan seperti ini karena dirinya memang suka memasak dan membuat kue.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Karena saya sekolah mengambil jurusan bangunan, tentu tidak ada pelajarannya di sekolah. Jadi saya sangat senang dan tertarik dengan adanya pelatihan Saka Taruna Bumi ini,&#8221; ujar warga Pademangan Barat, Jakarta Utara.<\/span><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta memberikan berbagai macam pelatihan pada peserta Jambore dan Raimuna Daerah di Kempi 5 Bumi Perkemahan Cibubur,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10599,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45,73,41,48,38],"tags":[],"class_list":["post-10598","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jakarta","category-komunikasi","category-nasional","category-pemerintahan","category-pendidikan"],"views":367,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10598","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10598"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10598\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10600,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10598\/revisions\/10600"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10599"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10598"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10598"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10598"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}