{"id":10374,"date":"2023-11-24T11:19:59","date_gmt":"2023-11-24T11:19:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=10374"},"modified":"2023-11-24T11:19:59","modified_gmt":"2023-11-24T11:19:59","slug":"silaturahmi-bersama-seluruh-opd-plt-gubri-sampaikan-program-luar-biasa-jembatan-sei-pakning-pulau-bengkalis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=10374","title":{"rendered":"Silaturahmi Bersama Seluruh OPD, Plt. Gubri Sampaikan Program Luar Biasa Jembatan Sei Pakning- Pulau Bengkalis"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Pekanbaru- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) Edy Natar Nasution dan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto mengumpulkan dan bersilatirahmi dengan seluruh kepala OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Jumat (24\/11\/2023).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dalam kegiatan tersebut, Plt. Gubri menyampaikan gagasannya terhadap pembangunan di Provinsi Riau dimasa yang akan datang. Menurutnya, gagasan yang ia miliki tersebut sangat berorientasi pada masyarakat dan perkembangan daerah di Bumi Lancang Kuning.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Adapun gagasannya dalam bidang infrastruktur yang dinilai memiliki dampak posistif untuk pertumbuhan ekonomi kedepan yakni program luar biasa terkait pembangunan Jembatan Sei Pakning-Pulau Bengkalis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dalam pembangunan program luar biasa tersebut, Edy Nasution telah merangkumnya dalam beberapa alasan, sehingga akhirnya program itu bisa dinamai dengan program luar biasa dari gagasan yang ia miliki.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pertama, alasan historis. Katanya, Bengkalis merupakan kabupaten induk pada saat awal Provinsi Riau berdiri, dan juga merupakan kabupaten terluar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Sedangkan menurut alasan strategisnya, Bengkalis merupakan pulau terluar yang menjadi etalase nagara dengan potensi internasional yang besar,&#8221; jelasnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Berikutnya, alasan ekonomis. Dijelas Plt. Gubri, Pulau Bengkalis termasyhur dengan komoditas durian, dikenal juga dengan sebutan durian Bengkalis. Edy Nasution melihat hal itu bisa menjadi potensi keekonomian yang sangat terbuka untuk dikembangkan, termasuk perikanan khas di Bengkalis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Alasan kompromistis, Bengkalis merupakan kabupaten penghasil migas terbesar di Indonesia, sehingga perlu perhatian pembangunan sejak berdirinya kabupaten ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Terakhir, alasan logis. Pulau Bengkalis memerlukan aksesibilitas transportasi yang lebih baik dengan lalu lintas barang dan jasa dari dan ke Pulau Bengkalis dengan prasarana jembatan terbaik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saya mengharapkan program atau gagasan ini bisa dijalankan dengan baik demi mewujudkan pembangunan di Riau. Gagasan ini juga bisa digunakan oleh siapapun pemimpin kedepan, artinya gagasan ini untuk berkelanjutan yang mampu membawa Riau lebih baik dimasa akan datang,&#8221; tutup Edy Nasution.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) Edy Natar Nasution dan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto mengumpulkan dan bersilatirahmi dengan seluruh kepala OPD<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10375,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,73,41,57,53,48],"tags":[],"class_list":["post-10374","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-komunikasi","category-nasional","category-pekanbaru","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":109,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10374","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10374"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10374\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10376,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10374\/revisions\/10376"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10375"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10374"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10374"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10374"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}