{"id":10337,"date":"2023-11-22T09:56:27","date_gmt":"2023-11-22T09:56:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=10337"},"modified":"2023-11-22T09:56:27","modified_gmt":"2023-11-22T09:56:27","slug":"polres-sumenep-amankan-sopir-truk-oleng-yang-viral-di-tiktok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=10337","title":{"rendered":"Polres Sumenep Amankan Sopir Truk Oleng yang Viral di Tiktok"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Sumenep,Madura- Seorang sopir truk bernama Rifki Afrizal Dwi Hardika usia 18 tahun diamankan Polres Sumenep seusai aksinya viral di tiktok yang mengemudikan truck secara ugal-ugalan atau truk oleng di Jalan Raya Sumenep \u2013 Pamekasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sopir truck bernama Rifki diamankan Polres Sumenep di Kecamatan Pragaan, dan meminta maaf kepada public terkait perbuatannya yang membahayakan orang lain dan diri sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSaya atas nama pribadi meminta maaf kepada masyarakat Sumenep, atas tindakan saya yang bisa membahayakan pengemudi lain,\u201d ucap Rifki di Mapolres Sumenep, Rabu (22\/11).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pria asal Kelurahan Jalmak, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan itu mengaku bahwa awalnya ia tidak bermaksud atau merencanakan aksinya tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Namun perbuatannya yang membahayakan itu terjadi secara spontan karena sekedar mengikuti hal yang sudah viral di media sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSaya tidak merencanakannya, terjadi secara spontan ingin ikut \u2013 ikutan viral, dan saya juga mengakui bahwa ketika mengemudikan truk tidak dalam pengaruh obat \u2013 obatan atau alkohol,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Untuk membuktikan hal tersebut, Polres Sumenep langsung melakukan tes urine kepada yang bersangkutan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKami langsung lakukan tes urine agar mengetahui bahwa yang bersangkutan ketika mengemudi dalam pengaruh obat \u2013 obatan atau tidak,\u201d jelas Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti S.,S.H<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Setelah dilakukan tes urine papar Widiarti, hasilnya menunjukkan negatif, yang artinya Refki tidak sedang dalam pengaruh obat \u2013 obatan ketika sedang mengemudikan truk oleng tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Alimuddin Nasution.,S.H.,M.H mengatakan, bahwa sesuai dengan Undang \u2013 Undang Lalu \u2013 Lintas dan Angkutan jalan No. 23 Pasal 311, yakni setiap orang yang dengan sengaja mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang diancam hukuman pidana paling lama 1 tahun atau denda sebesar Rp 3 juta<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cNamun pada kasus ini kami tidak langsung menerapkannya, hanya melakukan tilang dan kami berikan pembinaan,\u201d tandas AKP Alimuddin Nasution<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebelumnya, aksi Refki yang mengemudikan truck dengan ugal \u2013 ugalan viral di akun tiktok anak bungsu \u201cSeng Tulus Minggir Sek Saiki Wayae Wong Mumet Tampil\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Sumenep,Madura- Seorang sopir truk bernama Rifki Afrizal Dwi Hardika usia 18 tahun diamankan Polres Sumenep seusai aksinya viral di tiktok yang mengemudikan truck secara ugal-ugalan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10338,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34,47,54],"tags":[],"class_list":["post-10337","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-kepolisisan","category-surabaya"],"views":172,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10337","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10337"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10337\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10339,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10337\/revisions\/10339"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10338"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10337"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10337"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10337"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}