Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta Sri Haryati yang hadir secara langsung dalam Expo 2020 Dubai ini menambahkan, Pemprov DKI Jakarta mengajak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta dalam acara bisnis forum Expo 2020 Dubai. BUMD yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, antara lain adalah PT Jakarta Propertindo (Jakpro), PT MRT Jakarta, Perumda Pembangunan Sarana Jaya, dan PT Transportasi Jakarta. Kegiatan bisnis forum dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melalui Jakarta Investment Centre (JIC) bersama dengan mitra strategis Bank Indonesia Kantor Perwakilan DKI Jakarta yang bertujuan untuk memperkenalkan proyek-proyek potensial Jakarta kepada para investor global.
“Para investor UEA menyambut baik berbagai proyek infrastruktur yang ditawarkan BUMD DKI Jakarta dalam forum bisnis ini. Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan pertemuan-pertemuan antara calon investor UEA dan BUMD pemilik proyek ke depan,” kata Sri.
Guna mendukung hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta melalui unit promosi investasi, Jakarta Investment Centre (JIC), akan menjadi pintu gerbang bagi setiap investor yang tertarik untuk berinvestasi di Jakarta. JIC juga siap menyediakan segala informasi yang dibutuhkan oleh calon investor sehingga seluruh proses berjalan efisien dan efektif.
Melalui DPMPTSP, Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan inovasi layanan untuk memudahkan dan mendekatkan layanan publik diantaranya Mal Pelayanan Publik yang menyediakan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Terintegrasi; Jakarta Virtual Consultant for Business (JVC for B); Layanan Online Jakarta Evolution (JakEvo) untuk pelayanan Perizinan dan Non perizinan; Antar Jemput Layanan perijinan (AJIB); dan One Day Service untuk layanan yang ditentukan.
Pamerkan Produk Jakprenuer
Sri menambahkan, partisipasi Pemprov DKI Jakarta di Expo 2020 Dubai sudah sesuai dengan arahan Gubernur Anies yang ingin menyetarakan Jakarta dengan kota maju dunia lainnya melalui nilai akar budaya yang kuat, namun tetap fleksibel menghadapi tantangan global.
“Arahan Gubernur adalah bagaimana budaya Jakarta dan UMKM Jakarta harus bisa tampil secara global. Karena kota Jakarta saat ini ingin tampil sebagai kota yang setara dengan kota-kota maju di dunia, namun tetap memperhatikan nilai akar budaya. Untuk itu, kami juga mengajak UMKM Jakpreneur yang terpilih untuk mengikuti kegiatan Expo 2020 Dubai ini,” ujarnya.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menjelaskan bahwa persiapan dan proses kurasi Jakprenuer sudah berlangsung sejak tahun lalu. Dengan dukungan Kementerian Perdagangan, Pemprov DKI Jakarta melakukan kurasi produk Jakprenuer yang layak masuk kategori ekspor dan sesuai dengan target pasar Expo 2020 Dubai.
“Sekarang ini produk Jakpreneur sudah banyak yang masuk kategori ekspor. Kami terus berupaya untuk membantu meningkatkan baik secara jumlah maupun kualitasnya. Untuk itu, kami bekerja sama dengan beberapa kedutaan, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di luar negeri untuk bisa membawa produk Jakpreneur go to export,” jelasnya.
Sebagai informasi, partisipasi Pemprov DKI Jakarta meliputi kegiatan bisnis forum, cultural performance, fashion show dan rolling exhibition. Pemprov DKI Jakarta menyuguhkan tarian tradisional Betawi, peragaan busana karya desainer Ai Syarif dengan koleksi Planet Earth dan desainer Novita Yunus dengan koleksi Batik Chic Gringsing, serta memamerkan 77 produk lokal unggulan dari 16 UMKM di Jakarta, yang terdiri dari produk fesyen, aksesoris, home décor, dan kuliner di Expo 2020 Dubai.
Edwin Asmara






