DORONG EKONOMI KREATIF, PEMPROV DKI GELAR JAKARTA BIENNALE ‘ESOK’

Sementara itu, Direktur Artistik Jakarta Biennale, Dolorosa Sinaga mengatakan, Jakarta Biennale merupakan sebuah platform pergerakan untuk mengajak banyak pihak maupun komunitas-komunitas di ekosistem ekonomi kreatif berkolaborasi untuk merespons dan terlibat aktif dalam kegiatan Jakarta Biennale ‘ESOK’.
Untuk diketahui, Jakarta Biennale 2021 diselenggarakan mulai tanggal 21 November 2021 hingga 21 Januari 2022. Beragam karya seni dipamerkan di ruang publik, antara lain Museum Nasional dan Museum Kebangkitan Nasional. Sedangkan, instalasi seni dipasang di berbagai titik di Ibu Kota, yaitu Taman Menteng, Cikini, Thamrin-Sudirman, serta Stasiun MRT.
Jakarta Biennale 2021 diikuti lebih dari 40 seniman dari 20 negara. Hal ini membuktikan bahwa penyelanggaraan Jakarta Biennale sangat menarik perhatian seniman-seniman dunia, di antaranya:

* Astari Rasjid (Indonesia)

* Yori Antar (Indonesia)

* Che Onejoon (Korea Selatan)

* Maharani Mancanegara (Indonesia)

* Rajut Kejut (Indonesia)

* Phaptawan Suwannakudt (Thailand) berkolaborasi dengan Seratan Studio (Indonesia)

* Rizki Lazuardi (Indonesia)

* Nadiah Bamadhaj (Malaysia)

* Erika Tan (Singapura) berkolaborasi dengan Yola Yulfianti & Dans City (Indonesia)

* Koken Ergun (Turki) berkolaborasi dengan Alit Wedhantara (Indonesia)

* Rempah Embassy (Indonesia) berkolaborasi Suwe Ora Jamu (Indonesia)

* Vincent Rumahloine (Indonesia)

* Anna Dau?íková (Slovakia-Czech)

* Tamarra (Indonesia)

* Xuân H? (Vietnam)

* Anusapati (Indonesia)

* Celia Irina González Álvarez & Yunior Aguiar Perdomo (Kuba) bekerjasama dengan Concrete Contoure Lab (Indonesia)

* Praneet Soi (India)

* Miljohn Ruperto (Filipina)

* Alfiah Rahdini (Indonesia)

* D??ng M?nh Hùng (Vietnam)

* Ary “Jimged” Sendy (Indonesia)

* Rania Ho (AS-China)

* Tan Pin Pin (Singapura)

* Špela Petri? (Slovenia-Belanda)

* Futuwonder (Indonesia)

* Bani Haykal (Singapura)

* Jeuno Je Kim & Ewa Einhorn (Korea Selatan & Polandia)

* Jumana Manna (AS)

* Maha Maamoun (AS) berkolaborasi dengan KUNCI Study Forum & Colllective (Indonesia)

* Rajendra Gour (Singapura)

* Khairani Barokka (Indonesia-Inggris)

* Song Ta (China)

* Ines Doujak (Austria) berkolaborasi dengan Komunitas Batik Majalengka

* Cecil Mariani & Prakerti (Indonesia)

* Lara Thoms (Australia)

(Edwin Asmara)